Selasa, 25 Mei 2010

bestiest friend


salah satu sobat dan saudara terbaik dalam hidup saya.. sepanjang hidup saya adalah dia...

sahabat terbaik yang saya miliki.. yang mengerti dan hanya kepadanyalah saya menyimpan rahasia terdalam yang saya miliki seumur hidup ini....

saya menganggapnya lebih dari teman , dia adalah saudara saya dan tak akan pernah berubah sampai detik tak bernyawa....

kedekatan itu timbul seperti buih yang ada pada sosok pagi yang tak pernah lekang oleh waktu.. sejuk.. hanyut terbawa rasa yang dalam.. kebaikannya yangluar biasa membawanya dekat dengan semua orang yang menyayangi saya dan begitu pun sebaliknya..

dikala dia sedih , saya juga sedih.. entah kenapa.. mungkin karena persahabatan kami berdua tak akan lekang oleh waktu....

sahabat terbaik, terhangat dan terluarbiasa yang pernah saya miliki..

dia..
terimakasih untuk kebaikannya selama ini, untuk kehangatan , kepengertian, keterbukaannya yang ta akan pernah saya lupakan sepanjang hidup... yang selalu menganggap saya besties friend layaknya pasir yang menyatu dengan pantai... berbeda jenis tapi tak akan terpisah karena yang satu membutuhkan yang lain..

dia..
sahabat terhebat yang ada dalam kehidupan saya..

dia..
saudara yang mengerti dan hangta disaat kami tertawa maupun menangis

intensitas ini tak akan lekang walau ada intensitas lain yang tak sama-sama tak tekalahkan..

remember this..
Allah always Loves you my besties friend...

Kamis, 13 Mei 2010

i'am still not person in the age 18 YO

andai saya bisa memutar waktu...
tak sangka saya sudah berusia yang sudah dikelompokkan pada tahap remaja... tak ada kata yang terucap lain dari bibir saya.. hanya terima kasih....

terimakasih yang sebesar-besarnya untuk orang-rang di sekitar saya.. atas doa... dan ungkapan yang tak pernah saya bayangkan sebelumnya...

dan tak lupa untuk-Nya Sang Maha Pencipta

saya sendirian... menerobos batas waktu tanpa paksaan.. mahadahsyat .. melumat mimpi-mimpi saya dan saya hanya menodong kepada jiwa dan hati saya. semua orang berkata itu tak baik.. saya tahu itu tak baik.. tapi tak ada cara lain untuk melakukannya selain menyiksa diri saya sendiri dengan cara mendera.. saya tahu dia jengah.. tapi ini semua tuntutan, tuntutan dari logika dan akal sehat diri saya sendiri. saya tahu saya serakah.. keserakahan sifat kekanakan yang harusnya tak boleh dimiliki oleh makhluk seusia saya.. 18 tahun, saya tahu itu bomerang.. tapi tak bisa begitu.. andai semua orang tau apa alasan saya melakukan ini.. saya l;ihai, tapi jika peruntungan pada sesuatu yang amat saya impikan itu akan menjadi masalah besar yang selamanya akan saya sesali seumur hidup. sekarang.. saya hanya membuat suatu opstion dan pemikiran usaha akhir yang tangguh... sampai-sampai saking saya tak siap dewasa.. saya hampir melupakan hari kelahiran saya sendiri..

tapi sekarang saya sendirian.. saya sendirian disebuah kamar kecil berfasilitas tapi tetap... saya merindukan mereka.. merindukan orang--orang yang menyayangi saya.. walau saya yakinmereka mengerti perasaan kesendirian saya dengan cara memberikan perhatian melalui telepon dan pesan singkat.. saya sangat menghargai itu semua.. hari kelahiran saya penting bagi mereka semua dari saya yang memiliki hari kelahiran itu sendiri... terimakasih yang tak terkira bagi orang tua, keluarga, kekasih, sobat, para sahabat dan teman-teman yang senantiasa ada untuk saya...

banyak perubahan yang harus saya lakukan tanpa harus berbuat ekstrim,,, segalanya harus manusiawi.. tak perlu bergelombang membuat suatu perubahan.. tapi pastinya mengalir bagai air yang tau dimana harus berhenti...

andai waktu bisa berbalik... tapi saya tak pernah menyesal.. karena saya selalu berusaha melakukan yang terbaik bagi diri saya dan orang-orang yang saya sayangi tanpa harus melewati batas unsur dan fungsi...

Selasa, 11 Mei 2010

pembunuhan yang disadari

sudah beberapa bulan ini saya jarang sekali menulis... posting terakhir dibuat dengan amat tergesa sambil menggunakan bahasa yang sedikit tidak "saya banget"...

saya baru mengerti betapa indahnya hidup dimasa yang terkadang punya banyak sisi perluasan, penyempitan, luka atau apapun itu.. karena inspirasi saya datang dengan dihinggapi hal-hal demikian... sampai menyimpan ribuan eksentrik yamh saya sendiri sama sekali tak tahu...

beberapa hari yang lalu saya membuka kembali tulisan-tulisan yang dulu saya simpan rapi dalam sebuah tempat khusus.. ketika saya baca kembali.. saya nyaris tersedak.. perbedaan kurun waktu, perasaan dan kedewasaan mempengaruhi tata bahasa saya..

seperti sedang jatuh cinta... seratonon , dopamin dan adrenalin bergerak seolah musik yang menderu telinga saya.. hingga bulu tangan saya berdiri..

saya kaget... pertanyaan muncul dengan kalimat..
benarkah saya yang membuat itu semua ?

tulisan saya semakin aneh semakin kedepan...
ada 1 hal yang merupakan suatu kekurangan yang amat sangat fatal.. tapi tak mungkin saya ungkapkan...

hal itu bisa membunub saya dalam menulis... yang tiba tiba speechless ketika menulis...

itu adalah.............










hanya saya yang tahu

Rabu, 05 Mei 2010

the power of prayer


sholat fardhu.. al-quran.. doa... tahajjud.... asmaul husna... dhuha.. tahyatul masjid... istikharoh.. doa ibu bapak...

5 mei ini hari yang tidak akan pernah saya lupakan sampai kapanpun....
kebahagiaan akan datang tanpa harus berspekulasi dan mendumel dalam jangka waktu tak karuan yang hanya bisa menghancurkan asa...

syukur adalah kata paling tepat untuk itu semua... Allah maha tahu... itu yang seringkali ibu bapak saya ucapkan..

kalau bukan karena mereka saya sudah berleha-leha tanpa mempedulikan apapun.. karena ini semua untuk mereka.... hanya untuk mereka... mereka adalah nafas saya..

psikologi unpad grade 2.. passangrade 42,33% yang rasanya jauh dari realita membuat saya tak pernah berhenti berdoa dan berusaha.. meski sebelumnya tersirat impian impian dan rencana buruk yang bisa menguras habis pikiran orang tua saya... yang sebenarnya bukan rencana tapi hanya option terpahit yang bisa membuat saya meraung dan meronta..... paksaan keras membuat saya berontak tanpa harus menangis...
ternyata.....................
nasib mengerti..

mimpi ini jarang sekali saya umbar... demi apapun saya malu.. malu jika hanya dibilang sang pengumbar... dan pembual.....

ibu saya menangis.. ayah saya bahagia,,, saya jadi terharu....

tapi saya tetap masih bukan siapa-siapa.. semoga saya tidak akan pernah membuat mereka kecewa,,,, karena saya terlalu sering membuat mereka kecewa..... mereka matahari bagi saya


sahabat saya...

fanny fauziyyah
nurendah widiastuti
rizky junjunan
muhammad rizka fahmi...
lanny rahmawati
nafisa andriani
linda pratiwi
wulan purnamawati
dita kirana
dita yustiana
faisal hilmi
halida gia anjani
ian adrianto
ikhwan zulkhaidar
stefanus dwi setiawan
semuanya yang ga sempat saya tulis satu persatu
kalian berlian termewahyang ada dihidup saya,,,,, terimakasih telah menjadi angel dalam kehidupanku

sahabat baru saya
annisha "icha" makasih uda mau nganter...
kamu baik banget cha..

keluarga besar saya
om dokter
tante ati
makasih untuk doa dan support yang gga akan pernah bisa digantikan dengan apapun.. makasih karena selalu care dan pengertian... mereka uda seperti orang tua bagi saya....

grandma grandpa(alm)
makasih karena n'ni selalu mengerti dan mendengar keluhan-keluhan te egin...
ng'ki uda memberi keturunan fasih berbahasa bagi cucunya ini

sepupuku
gagah alif
keshia shifra
firda septira
you are ny inspiration in my life

for my brother
thanks a lot..

Allah the most gracious and the ever merciful







perjuangan ini belum berakhir.....